Reporter: Aura Putri | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Jago Tbk (ARTO) memastikan belum memiliki rencana terkait penggabungan usaha (merger) dengan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN).
Direktur ARTO Supranato Prajogo mengatakan, dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026, perseroan tidak memiliki rencana pertumbuhan secara inorganik, termasuk kemungkinan merger dengan BFI Finance.
"Karena memang kami juga belum masukkan di dalam RBB di tahun 2026 ini maupun revisi di RBB tahun 2026 yang telah kami lakukan ini juga belum ada rencana tersebut," ujar Supranato dalam Public Expose Live, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Pusat Gadai Indonesia Siap Ekspansi Bisnis Usai Dapatkan Izin Usaha Skala Nasional
Kendati demikian, Bank Jago tetap membuka peluang untuk tumbuh secara organik maupun inorganik.
Supranoto menjelaskan, pertumbuhan organik dilakukan melalui pengembangan berbagai fitur dan layanan untuk meningkatkan kebutuhan serta layanan kepada nasabah.
"Pertumbuhan inorganik tentunya juga bila ada kesempatan yang sangat baik tentunya akan kami pertimbangkan juga. Namun hingga saat ini kami masih belum memiliki rencana untuk melakukan pertumbuhan inorganik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














