kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Bank Jago Siapkan 38,53 Juta Opsi Saham dalam Program MESOP


Minggu, 25 Oktober 2026 / 15:12 WIB
Bank Jago Siapkan 38,53 Juta Opsi Saham dalam Program MESOP
ILUSTRASI. Bank Jago (ARTO) menyiapkan 38,53 juta saham MESOP dengan harga pelaksanaan Rp 1.550 per saham pada November–Desember 2026. (KONTAN/Lydia Tesaloni)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Jago Tbk (ARTO) menyiapkan sebanyak-banyaknya 38,53 juta saham melalui program kepemilikan saham karyawan atau Management and Employee Stock Option Program (MESOP) 2025–2030 Tahap I Periode II 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Minggu (25/10/2026), Bank Jago menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp 1.550 per saham. Periode pelaksanaan program ini berlangsung pada 2 November hingga 11 Desember 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dalam rangka MESOP.

Dengan jumlah opsi maksimal 38.531.250 saham dan harga pelaksanaan Rp 1.550 per saham, nilai pelaksanaan secara teoretis bisa mencapai sekitar Rp 59,72 miliar jika seluruh opsi dieksekusi.

Baca Juga: OJK Sebut Perkembangan Teknologi Bawa Perubahan Signifikan terhadap Proses Pembiayaan

Pelaksanaan MESOP ini dilakukan di tengah pertumbuhan bisnis Bank Jago. Hingga Juni 2026, Bank Jago mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 26,6 triliun, tumbuh 24% secara tahunan. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) meningkat 23% menjadi Rp 27,6 triliun.

Pada periode yang sama, Bank Jago membukukan total aset Rp 41,4 triliun dan laba bersih Rp 189 miliar. Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) tercatat sebesar 28,4%.

Direktur Bank Jago Supranoto Prajogo sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya berupaya menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat melalui inovasi produk dan layanan perbankan serta kolaborasi dengan ekosistem digital. Bank Jago juga terus mengembangkan penyaluran kredit melalui mitra ekosistem sekaligus memperluas pembiayaan langsung kepada nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×