Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Premi produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unitlink di industri asuransi jiwa terpantau masih tumbuh hingga Agustus 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat premi unitlink tumbuh 18,34% year on year (YoY). Meski begitu, angka kenaikan tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan pertumbuhannya pada Juli 2026 yang sebesar 21,92% YoY.
Meski laju pertumbuhan premi unitlink industri melambat, PT AXA Financial Indonesia tetap optimistis terhadap prospek bisnis unitlink ke depan. Perusahaan menilai produk ini masih memiliki potensi untuk kembali diminati masyarakat, khususnya nasabah yang memahami investasi dan memiliki profil risiko yang sesuai.
“Dari perspektif AXA Financial Indonesia, kami optimis bahwa tren pertumbuhan premi unit link dapat terus berlanjut ke depannya,” ujar Direktur AXA Financial Indonesia, Yudhistira Dharmawata kepada Kontan, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga: AXA Financial Optimistis Premi Unitlink Terus Tumbuh, Ini Pendorongnya
Dari sisi investasi, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi kinerja investasi unitlink, terutama bagi nasabah yang menjadikan subdana berbasis saham sebagai pilihan utama. Oleh karena itu, kinerja pasar saham hingga kuartal IV nanti masih diperkirakan jadi faktor yang turut memengaruhi hasil kinerja investasi unitlink.
Namun, perusahaan menilai unitlink tetap relevan bagi nasabah yang menginginkan perlindungan asuransi sekaligus keleluasaan dalam menentukan strategi dan jenis investasi sesuai dengan kebutuhan serta profil risiko masing-masing.
Mereka juga optimistis tren pertumbuhan premi unitlink dapat berlanjut. Optimisme tersebut didukung oleh kondisi perekonomian Indonesia yang dinilai terus membaik serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Selain itu, kebutuhan terhadap solusi perlindungan yang fleksibel, termasuk pilihan asuransi tambahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah dipandang sebagai salah satu faktor yang mendukung prospek produk unitlink.
Baca Juga: Premi Unitlink Tumbuh 18,34% per Agustus 2026, Ini Catatan OJK
Di sisi lain, dukungan OJK melalui regulasi yang mendorong inovasi produk serta penguatan pelindungan nasabah terkait produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap asuransi jiwa unitlink.
Sejalan dengan prospek tersebut, AXA Financial tidak menutup kemungkinan untuk terus mengembangkan dan melengkapi produk unitlink yang dimiliki perusahaan.
“Baik asuransi dasar, asuransi tambahan, atau pilihan subdana yang bisa dipilih nasabah,” ujarnya.
Untuk ke depannya, perusahaan memandang unitlink masih memiliki peluang untuk berkembang. Terutama di kalangan nasabah yang memiliki pemahaman investasi dan ingin memiliki kontrol lebih leluasa terhadap pilihan investasi mereka.
Baca Juga: Unitlink Makin Dilirik Nasabah, Premi Tumbuh 21,92% hingga Juli 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














