kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Mandiri investasi Rp 3 M untuk mobil keliling


Senin, 16 Maret 2015 / 17:03 WIB
Bank Mandiri investasi Rp 3 M untuk mobil keliling
ILUSTRASI. Gold bars are pictured on display at Korea Gold Exchange in Seoul, South Korea, August 6, 2020. REUTERS/Kim Hong-Ji


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Johana K.

JAKARTA. Bank Mandiri juga mulai mengembangkan layanan unit mobil keliling dalam penyaluran kredit mikro. Sejauh ini, Bank Mandiri telah menginvestasikan Rp 3 miliar untuk memiliki layanan mobil keliling.

Menurut Hery Gunardi, Direktur Bank Mandiri, sampai saat ini, Bank Mandiri telah memiliki 5 unit mobil layanan kredit mikro. "Lokasinya di Jakarta, Palembang, Semarang, Denpasar dan Surabaya," kata Hery pada KONTAN, di Jakarta, Senin (16/3).

Hery mengakui pengembangan layanan mobil keliling mulai memberikan kontribusi positif dalam penyaluran kredit mikro di Bank Mandiri. "Cuma saya tidak ingat berapa persen kredit mikro yang khusus dilayani melalui mobil dari total kredit mikro kita," ujar Hery.

Hery juga menegaskan Investasi yang dikeluarkan Bank Mandiri untuk layanan mobil keliling kredit mikro dengan perlengkapan pendukung IT dan non IT. Yakni sekitar Rp 600 juta per unit mobil, sehingga total investasi diperkirakan senilai Rp 3 miliar. "Tak terlalu besar investasi kita," pungkas Hery.

Berdasarkan laporan keuangan Bank Mandiri akhir tahun lalu, jumlah kredit mikro yang disalurkan Bank Mandiri mencapai Rp 36 triliun. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 33,20% secara year on year (yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×