kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Mandiri resmi memiliki 60% InHealth


Jumat, 02 Mei 2014 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. IHSG berpotensi rebound pada perdagangan Jumat (9/12). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

Jakarta. Perlahan, Bank Mandiri merealisasikan ambisi menjadi bank yang bisa bersaing di peta pasar ASEAN. Akuisisi menjadi salah satu opsi Mandiri untuk bisa membesarkan diri dalam tempo singkat.

Setelah kemungkinan akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) ditunda, pada Jumat (2/5), Bank Mandiri menandatangani akta jual beli kepemilikan saham di Asuransi InHealth.

Pasca penandatanganan, Mandiri resmi menjadi juragan baru, dengan kepemilikan 60% saham InHealth. Tidak puas, Mandiri berencana memboyong lebih banyak saham Inhealth. Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, pihaknya bakal menambah kepemilikan saham di InHealth hingga sebesar 80%.

"Target penambahan 20% saham di akhir tahun," ujar Budi (Harian KONTAN, 28 Februari 2014). Mandiri masuk ke InHealth sejak Desember lalu dengan merogoh kocek sekitar Rp 1,75 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×