kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

"Bank Mantap" akan beroperasi Januari 2015


Selasa, 11 November 2014 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah Manulife Indonesia.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Bank patungan hasil kerjasama PT Taspen (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Pos Indonesia (Persero) siap beroperasi awal tahun depan. Dalam rencananya, bank patungan tiga perusahaan pelat merah ini akan memberikan layanan keuangan bagi pensiunan dan aparatur negara.

“Dapat dipastikan bank patungan Taspen siap beroperasi pada Januari 2015. Ada usulan, namanya nanti BTPM (dari singkatan nama ketiga perusahaan) atau Bank Mantap. Tetapi ini belum diputuskan, baru usulan,” ujar Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro, akhir pekan lalu.

Pembentukan bank patungan Taspen dengan Bank Mandiri dan Pos Indonesia hasil dari kesepakatan yang diteken tahun lalu. Bank ini akan melebur bersama Bank Sinar Harapan Bali sebagai kendaraan implementasi kerja sama. Taspen sendiri akan memiliki sekitar 20,2% saham. Begitu pula dengan Pos Indonesia. Sementara, Bank Mandiri menjadi pemegang saham mayoritas.

Menurut Iqbal, bank patungan ini akan membantu pensiunan yang membutuhkan pendanaan untuk melakukan kegiatan usahanya dan aparatur negara yang masih aktif. “Harapan kami, sinergi antar perusahaan BUMN ini akan membantu pensiunan memperoleh akses pendanaan dan murah.”

Berdasarkan data Taspen, hingga kuartal ketiga, jumlah aparatur negara yang masih aktif mengiur mencapai 4,44 juta. Aparatur negara itu terdiri dari Pegawai Negeri Sipil alias PNS, TNI dan Polri. Sementara, peserta pensiunan sebanyak 2,44 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×