kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank OCBC NISP proyeksi kredit kecil menengah tumbuh hingga 15%


Selasa, 20 Maret 2018 / 10:22 WIB
ILUSTRASI. Bank OCBC NISP


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski pertumbuhan kredit pada 2017 tahun lalu rendah, namun PT Bank OCBC NISP Tbk optimistis bisa mencetak kenaikan kredit. 

OCBC NISP memproyeksi, kredit kecil menengah akan tumbuh sebesar 10%-15% secara tahunan atau year on year (yoy) pada tahun ini. Pertumbuhan kredit segmen ini masih sesuai sesuai dengan rencana.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP bilang, untuk mencapai target tersebut, strategi yang dilakukan adalah melakukan pembenahan internal. "Selain itu kami fokus ke daerah dan sektor yang berpotensi," kata Parwati kepada Kontan.co.id, Senin (19/3).

Sebelumnya, dalam riset Mandiri Sekuritas pada (14/3) lalu menunjukkan, dua segmen yaitu bisnis komersial dan UKM, merupakan faktor penyebab pertumbuhan kredit pada 2017 rendah.

Dalam riset tersebut, tim analis Tjandra Lienandjaja, Priscilla Thany dan Silvony Gatherie mencatat penyaluran kredit segmen komersial dan UKM merupakan yang terendah dibandingkan yang lain.

Menurut riset ini, pertumbuhan kredit komersial dan UKM rendah karena ekonomi Indonesia masih tergantung pada APBN pemerintah dan investasi. Mandiri Sekuritas mencatat porsi kedua segmen ini turun 0,8% pada tahun lalu menjadi hanya 30,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×