kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Bank siapkan dana jumbo untuk penguatan TI 2018


Kamis, 23 November 2017 / 20:51 WIB
Bank siapkan dana jumbo untuk penguatan TI 2018


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Johana K.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki penghujung tahun 2017, sejumlah bank mulai mengambil ancang-ancang untuk menggenjot ekspansi ke arah digital. Sejumlah bank yang dihubungi Kontan.co.id pun telah menganggarkan belanja modal untuk pengembangan teknologi informasi (TI).

Ambil contoh, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang akan memupuk anggaran TI yang lebih besar untuk tahun depan,  jika dibandingkan dengan tahun 2017.

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta menyebut, rencana belanja modal TI alias capital expenditure (capex) akan lebih besar lantaran akan digunakan untuk menunjang operasional dan pengembangan digitalisasi perbankan BNI. "Antara lain pengadaan CRM (Cash Recycling Machine / ATM Tarik dan Setor Tunai), EDC, TCR (Teller Cash Recycle) serta pengembangan infrastruktur network dan security data center," ujar Herry kepada Kontan.co.id, Kamis (23/11).

Sayang, Herry masih belum dapat merinci besaran total capex TI pada tahun 2018 mendatang.

Sebagai gambaran saja, pada tahun 2017 BNI menyatakan telah mempersiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp 2 triliun. Dari total tersebut, sekitar Rp 1 triliun dipakai untuk pengembangan teknologi perbankan perseroan.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×