kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.871.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.445   0,00   0,00%
  • IDX 7.107   66,36   0,94%
  • KOMPAS100 1.034   12,73   1,25%
  • LQ45 806   9,73   1,22%
  • ISSI 223   1,91   0,86%
  • IDX30 421   5,94   1,43%
  • IDXHIDIV20 502   10,81   2,20%
  • IDX80 116   1,41   1,23%
  • IDXV30 120   2,66   2,27%
  • IDXQ30 138   2,04   1,50%

Bankir optimistis kredit konsumer tumbuh dua digit tahun ini


Minggu, 04 Maret 2018 / 16:53 WIB
Bankir optimistis kredit konsumer tumbuh dua digit tahun ini
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bankir optimistis kredit konsumer bisa tumbuh dua digit pada 2018. Hal ini seiring dengan riset Pricewaterhouse Coopers Indonesia (PwC Indonesia) yang menyebut kredit konsumer akan menjadi salah satu penyumbang utama pertumbuhan kredit di tahun ini.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Konsumer Bank BNI membenarkan bahwa kredit konsumer akan tumbuh lebih baik di tahun ini. "Karena ada beberapa faktor seperti Asian Games, IMF World Bank Summit di Bali," kata Anggoro kepada Kontan.co.id, Jumat (2/3).

Selain itu, belanja pemerintah yang naik dan pesta Pilkada di 171 daerah juga menjadi sentimen positif kredit konsumer tahun ini. Untuk bisnis yang mendukung pertumbuhan kredit konsumer tahun ini di antaranya adalah bisnis properti dan otomotif.

Tardi, Direktur Konsumer Bank Mandiri bilang dari sisi permintaan, kredit konsumer masih menjanjikan. "Backlog perumahan masih cukup besar," kata Tardi kepada Kontan.co.id, Jumat (2/3).

Selain itu, permintaan kendaraan bermotor meskipun flat namun tetap ada. Bank Mandiri juga mencatat permintaan kredit konsumer lain juga didorong lifestyle baru yaitu travelling dan leisure bisa menumbuhkan optimisme.

Apalagi sektor bisnis menengah yang masih menghadapi volatility dan ketidakpastian besar cenderung membuat bankir menghidari sektor ini. Dengan daya beli meningkat dan minimal stabil diharakan inflasi dan bunga acuan bisa terjaga.

Lani Darmawan, Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga bilang tahun ini akan konsisten di bisnis ritel konsumer dan UMKM. "Bisnis KPR, KTA dan kartu kredit tahun ini diproyeksi tumbuh 15%," kata Lani kepada Kontan.co.id, Jumat (2/3).

Biasanya pada kuartal 1 2018, CIMB Niaga mencatat permintaan kredit konsumer agak rendah namun sudah terlihat membaik dibandingkan tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×