kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.913   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.094   -27,85   -0,45%
  • KOMPAS100 789   -4,26   -0,54%
  • LQ45 604   -3,99   -0,66%
  • ISSI 211   -0,36   -0,17%
  • IDX30 335   -2,63   -0,78%
  • IDXHIDIV20 426   -0,80   -0,19%
  • IDX80 90   -0,51   -0,56%
  • IDXV30 115   0,17   0,14%
  • IDXQ30 109   -0,45   -0,41%

Bankir: Pertumbuhan anorganik bisa kerek kinerja


Selasa, 22 Agustus 2017 / 14:11 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pihak perbankan terus memutar otak terkait upaya untuk mempercepat pertumbuhan aset. Kendati demikian, bankir mengaku, hal itu bisa dilakukan dengan melakukan akusisi. Akusisi ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan anorganik perusahaan.

Joni Swastono, Komisaris BNI mengatakan selama ini mayoritas bank menyandarkan pertumbuhan bisnis dari bisnis organik atau dari kinerja.

"Bank diharapkan bisa menempuh cara bagaimana bisa tumbuh di luar organik," ujar Joni kepada KONTAN dikompleks Mahkamah Agung, Selasa (22/8). Menurut mantan pengawas bank OJK ini, jika bank ingin pertumbuhan lebih cepat maka harus melakukan akusisi.

Terkait apakah BNI akan melakukan akusisi bank dalam jangka panjang? Joni belum mau memastikan. Seperti diketahui, tahun lalu BNI pernah mengatakan tertarik untuk mengakusisi Bank Permata ketika kinerjanya tidak terlalu bagus pada 2016 lalu.

Joni mengatakan, ke depannya BNI lebih ingin mengakusisi multifinance untuk mendukung bisnis non perbankan.

Informasi saja, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai Juni 2017 jumlah bank di Indonesia masih 115 bank. Dari jumlah ini, kelompok BUKU I (modal inti di bawah Rp 1 triliun) tercatat sebanyak 20 bank.

Ke depannya, OJK berencana menghilangkan kelompok bank BUKU I. Salah satu caranya dengan penambahan modal pemegang saham atau mendatangkan investor baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×