kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Banyak stimulus, kredit macet perbankan tetap meningkat


Selasa, 04 Agustus 2020 / 21:09 WIB
Banyak stimulus, kredit macet perbankan tetap meningkat
ILUSTRASI. Hingga Mei 2020, OJK mencatat rasio kredit macet atau non performing loan (NPL) perbankan mencapai 3%.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Khomarul Hidayat

Namun, masih ada bank  yang dapat menjaga rasio kredit macet hingga semester I-2020. Misal, PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk (SDRA) yang berhasil menekan rasio kredit macetnya.

NPL gross bank ini ditekan dari 1,88% pada Juni 2019 menjadi 1,42% pada Juni 2020. Sementara NPL net juga turun dari 1,25% pada semester I-2019 menjadi 0,80% pada semester I-2020.

Direktur Business Support Bank Woori Sadhana Priatmadja bilang, perbaikan kuailtas kredit ini terutama disebabkan masih bertumbuhnya penyaluran kredit. Per Juni 2020 pertumbuhan kredit Bank Woori masih tumbuh 9,63% (yoy) menjadi Rp 27,73 triliun.

“Selain adanya pertumbuhan kredit, NPL berhasil kami tekan karena telah menyelesaikan sejumlah kredit bermasalah pada periode sebelumnya. Sekaligus adanya stimulus relaksasi restrukturisasi,” kata Sadhana.

Baca Juga: Biaya provisi menggerus laba bank besar di Kuartal II

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×