kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

BCA Cetak Laba Rp 52,7 Triliun Per November 2025


Selasa, 16 Desember 2025 / 09:31 WIB
BCA Cetak Laba Rp 52,7 Triliun Per November 2025
ILUSTRASI. BCA mencetak laba bank-only sebesar Rp 52,7 triliun di periode Januari-November 2025 atau naik 4% jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali konsisten mencetak pertumbuhan laba hingga November 2025. Di mana, beberapa bank besar lainnya masih mengalami penurunan laba.

Adapun, BCA mencetak laba bank-only pada sebelas bulan ini senilai Rp 52,7 triliun. Artinya, ada kenaikan sekitar 4% jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif tersebut didukung oleh pertumbuhan di beberapa pos pendapatan. Misalnya, pendapatan bunga bersih dari BCA naik sekitar 4% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 73 triliun.

Meski demikian, rasio Net Interest Margin (NIM) dari BCA cenderung stagnan di level 5,7%. Namun, hal itu masih masuk dalam kisaran target manajemen di tahun 2025.

Baca Juga: Pengendali Victoria Insurance (VINS) Ambil Opsi Private Placement Rp 13 Miliar

Tak hanya itu, pendapatan non bunga dari bank swasta terbesar di Indonesia ini naik menjadi Rp 24,3 triliun. Sebagai perbandingan, pada periode November 2024, pendapatan non bunga BCA senilai Rp 21,7 triliun.

Di sisi lain, portofolio kredit BCA per November 2025 juga hanya tumbuh moderat yaitu 5% YoY menjadi Rp 921 triliun. Bahkan, ada penurunan dari bulan sebelumnya yang senilai Rp 924 triliun.

Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), BCA juga mengalami pertumbuhan yang tipis yaitu hanya 2% menjadi Rp 1.200 triliun. Di mana, dana murah (CASA) tetap mendominasi senilai Rp 1.013 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×