kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

BCA Finance dan SMS Finance raih berkah Lebaran


Kamis, 16 September 2010 / 09:45 WIB

BCA Finance dan SMS Finance raih berkah Lebaran

Berita Terkait

JAKARTA. Bulan Ramadan dan Idul Fitri ikut mendatangkan berkah bagi bisnis perusahaan pembiayaan atawa multifinance nasional. Terbukti, beberapa multifinance berhasil memenuhi target pembiayaan yang mereka targetkan pada hari besar ini.

Salah satunya adalah PT BCA Finance. Anak Usaha PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ini berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 1,5 triliun sepanjang Agustus 2010 atau selama puasa. Angka ini lebih tinggi 10% ketimbang pembiayaan pada bulan-bulan biasanya.


Presiden Direktur BCA Finance Roni Haslim mengatakan tercapainya target pembiayaan sudah diperkirakan. Soalnya permintaan mobil saat itu tinggi, terutama untuk mudik. "Dari komposisinya, sebesar 55%-60% permintaan pembiayaan mobil berasal dari Jabodetabek. Sisanya dari luar Jawa," paparnya.

Untuk mengejar target pembiayaan, BCA Finance rajin berpromosi di media massa. Terkait kredit macet, Roni yakin kredit macet di BCA Finance masih terkontrol dengan baik, yakni di bawah 1%. Apalagi, BCA Finance terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaannya.

"Kredit macet baru bisa diketahui satu sampai dua bulan lagi. Namun, kami selalu melakukan seleksi yang ketat. Kami menghindari pembiayaan untuk rental dadakan, biasanya kredit macet berasal dari sini," terangnya.

Multifinance lain yang juga berhasil memenuhi target adalah Sinar Mitra Sepadan Finance (SMS Finance). Perusahaan pembiayaan yang fokus pada pembiayaan mobil bekas ini berhasil menyalurkan pembiayaan Rp 300 miliar atau tumbuh 30% ketimbang bulan-bulan biasa.

Presiden Direktur SMS Finance Rudyanto Somawihardja mengatakan, permintaan antara Jawa dan luar Jawa masih berimbang. "Tidak hanya mobil pribadi, di bulan Agustus permintaan kendaraan berat seperti truk untuk angkutan pertambangan juga tinggi," jelas dia.

Rudyanto juga pede, kredit macet dari pembiayaan selama Lebaran tidak akan tinggi. Apalagi Idul Fitri jatuh di awal bulan. Dus, pihaknya bisa menagih di akhir bulan. "Saat ini kredit macet kami masih dikisaran 1%," pungkasnya.


Reporter: Roy Franedya
Editor: Test Test
Video Pilihan


Close [X]
×