kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

BCA getol kucurkan kredit antar bank, ini kata manajemen


Jumat, 05 Juni 2020 / 17:45 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Adapun Direktur Business Support Bank Woori Sadhana Priatmadja menyatakan pinjaman berupa fasilitas kredit modal kerja tersebut memang direncanakan untuk mendukung likuiditas perseroan, terutama mengerek net stable funding ratio (NSFR).

Sadhana bilang, efek pinjaman modal kerja lebih besar terhadap NSFR dibandingkan melalui skema pasar uang antar bank (PUAB). Sepanjang 2020 NSFR perseroan memang sedikit tergerus, per Maret 2020 sebesar 104,57%, sedangkan akhir tahun lalu berada pada level 107,11%.

Baca Juga: BCA kucurkan pinjaman Rp 1 triliun kepada Bank QNB

Penurunan terjadi akibat meningkatnya biaya dana pada tahun lalu.

“Jika melalui PUAB, efek kepada NSFR tidak besar. Pinjaman tersebut memang diniatkan untuk memenuhi NSFR kami. Selain itu, pemegang saham juga berkomitmen membantu likuiditas kami jika dibutuhkan. Sedapat mungkin kami akan memenuhi likuiditas tanpa skema bank jangkar,” katanya kepada Kontan.co.id belum lama ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×