kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BCA menargetkan pertumbuhan KPR 30%


Rabu, 14 November 2012 / 10:21 WIB
BCA menargetkan pertumbuhan KPR 30%
ILUSTRASI. Pekerja melintas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/4/2021). IHSG Rabu (25/8) diramal menguat, berikut rekomendasi saham untuk hari ini. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yakin, potensi pembiayaan sektor perumahan masih akan besar. Berangkat dari keyakinan ini, bank yang memiliki kode saham BBCA ini mematok pertumbuhan kredit perumahan (KPR) sebesar 25%-30% pada 2013.

“Masih ada ruang pertumbuhan signifikan atau minimal 20%. Target tersebut ditetapkan setelah kami berdiskusi dengan beberapa developer,” tutur Direktur Consumer BCA Henry Koenaifi, Selasa (13/11). 

Menurutnya, peraturan yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) mengenai loan to value (LTV) untuk mengatur down payment (DP) bagi KPR dengan tipe 70 m2 hingga saat ini belum berpengaruh. Sebelumnya, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja pernah menjelaskan bahwa pengajuan KPR di BCA setelah peraturan LTV diberlakukan malah mengalami kenaikan.

"Kalau tidak bisa 70 m2, developer bisa membuat yang 69,5 m2. Jadi LTV tidak jadi masalah," ujarnya kala itu.

Sebagai catatan saja, KPR yang telah dikucurkan BCA hingga akhir September lalu mencapai Rp 40,4 triliun. Angka ini naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 27,99 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×