Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah transformasi digital, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tetap mempertahankan layanan kantor cabang. Bahkan BCA memastikan jumlah kantor cabangnya masih akan terus bertambah.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyebut, sampai akhir 2025, jumlah kantor cabang BCA mencapai 1.270 unit.
"Dari jumlah tersebut, lebih dari 80% di antaranya telah menerapkan inovasi perangkat dan aplikasi pendukung digital," kata Hera kepada Kontan.co.id, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: BCA Perkuat Dukungan ke Sektor Pendidikan Lewat Program BBI
Hera menyebut layanan transaksi di kantor cabang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh layanan digital. Relasi antara nasabah dengan petugas bank di kantor cabang menjadikan transaksi yang dilakukan dapat lebih aman.
BCA akan terus memperbanyak jumlah kantor cabangnya. Pembukaan kantor cabang baru akan difokuskan pada wilayah dengan aktivitas ekonomi yang padat dan bertumbuh.
"Ke depan, transformasi serta perluasan jaringan cabang BCA terus akan berlanjut, mengikuti kebutuhan nasabah yang semakin meningkat. Kami berkomitmen tetap membuka cabang secara selektif," ujarnya.
Adapun BCA juga sudah menambahkan mesin otomatis yang dapat dioperasikan secara mandiri oleh nasabah di setiap kantor cabangnya. Selain mempermudah nasabah, transformasi ini tentunya berpengaruh pada berkurangnya biaya operasional BCA.
Baca Juga: Saham Big Banks Ditutup Menguat di Akhir Pekan Ini, Begini Proyeksi Analis
Pada tahun 2026, Hera menyebut BCA memiliki fokus untuk memperkuat ekosistem hybrid banking. Sebab itu, BCA melakukan investasi lebih terhadap sejumlah layanannya, seperti penguatan kanal mobile dan internet banking, point of sales, kantor cabang, ATM, serta contact center.
"Investasi strategis ini dilakukan untuk memberikan layanan berkualitas bagi beragam jenis segmen dan kebutuhan nasabah," kata Hera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













