kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

BCA Sambut Penguatan KLM, Bidik Pertumbuhan Kredit Berkualitas


Jumat, 28 Agustus 2026 / 23:47 WIB
BCA Sambut Penguatan KLM, Bidik Pertumbuhan Kredit Berkualitas
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di kantor Cabang BCA (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyambut positif penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang dilakukan Bank Indonesia (BI). Perseroan menilai kebijakan tersebut dapat mendorong penyaluran kredit sekaligus mengoptimalkan pengelolaan likuiditas perbankan.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan, BCA mengapresiasi penguatan kebijakan KLM maupun bauran kebijakan lainnya yang dikeluarkan otoritas.

"Pada prinsipnya, kami mengapresiasi penguatan kebijakan otoritas terkait KLM maupun berbagai bauran kebijakan lainnya yang diharapkan dapat mendorong penyaluran kredit dan mengoptimalkan pengelolaan likuiditas perbankan," ujar Hera kepada kontan.co.id, Kamis (27/8/2026).

Hera mengatakan, BCA akan terus menjajaki peluang penyaluran kredit ke berbagai segmen dan sektor. Namun, ekspansi kredit tetap dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian serta penerapan manajemen risiko yang disiplin.

Baca Juga: Laba BCA (BBCA) Naik 1,57% Capai Rp 35,25 Triliun Hingga Juli 2026, Kredit Naik 8,38%

Menurutnya, kondisi likuiditas BCA yang solid turut menjadi modal bagi perseroan untuk menjaga pertumbuhan kredit ke depan. BCA juga melihat prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia masih positif.

"Ditopang likuiditas yang solid serta mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif, kami optimistis menjaga pertumbuhan kredit berkualitas secara berkelanjutan," kata Hera.

Sebagai informasi, BI mulai memperbarui desain KLM pada 1 September 2026. Dalam skema baru, insentif KLM berpotensi mencapai maksimal 6% dari dana pihak ketiga (DPK), melalui financing channel maksimal 4% dan KLM Pendalaman Pasar Uang (PPU) sebesar maksimal 2%.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mendorong intermediasi perbankan sekaligus memperbaiki distribusi likuiditas melalui pasar uang.

Baca Juga: BCA Perkuat Likuiditas Valas, DPK Valas Capai Rp116,98 Triliun hingga Juni 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×