kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Begini strategi Bank Danamon turunkan rasio kredit macet


Senin, 12 Februari 2018 / 19:45 WIB
ILUSTRASI. Paparan kinerja 2017 Bank Danamon


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatat penurunan rasio kredit bermasalah sepanjang 2017 menjadi sebesar 2,8%. Angka non-perfoming loan (NPL) 2017 ini turun dari periode 2016 yang sebesar 3,1%.

Sng Sow Wah, Direktur Utama Bank Danamon bilang, penurunan NPL ini dilakukan seiring dengan melandainya biaya kredit. "Biaya kredit 2017 turun 20% year on year menjadi Rp 3,4 triliun," kata Sng kepada Kontan.co.id, Senin (12/2).

Pada 2017 lalu, Bank Danamon akan meningkatkan manajemen dengan memadukan semua fungsi proses persetujuan kredit disetiap lini usaha di bawah chief credit office.

Hal ini memungkinkan proses persetujuan kredit yang lebih independen dan meningkatkan kualitas kredit. Seiring penurunan NPL bank mencatat penurunan biaya kredit 2,8% di 2016 menjadi 3,5% di 2017.

Tahun ini, bank terus meningkatkan kualitas aset dengan penerapan prosedur pengelolaan risiko yang prudent, collection, dan credit recovery.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×