kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.513   13,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini strategi BNI bersaing dengan fintech


Senin, 03 September 2018 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Transaksi Aplikasi Yap! Milik BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sudah mempunyai strategi untuk menghadapi masifnya ekspansi perusahaan teknologi finansial atau fintech.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur BNI bilang untuk menghadapi teknologi bank perlu mengoptimalkan penggunaan teknologi.

"Kami akan mulai dengan internal proses dengan menggunakan teknologi," kata Anggoro, Selasa (28/8). Beberapa produk dan layanan yang sudah dikembangkan untuk menghadapi fintech adalah layanan kredit kecil digital loan.

BNI berusaha mengadopsi sistem skoring pinjaman untuk kredit kecil. Sistem skoring ini jamak ditemukan dalam teknologi aplikasi peer to peer lending.

Beberapa bisnis yang antara bank dan fintech mungkin bersaing salah satunya adalah terkait kredit tanpa agunan (KTA) ke pegawai. Di BNI dinamakan kredit payroll.

Meskipun antara bank dan fintech berbeda, namun Anggoro bilang tidak menutup kemungkinan antara bank dan fintech melakukan kolaborasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×