kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,71   -11,32   -1.32%
  • EMAS943.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.29%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Begini strategi Mandiri Sekuritas untuk genjot kinerja positif di 2020


Selasa, 22 September 2020 / 15:45 WIB
Begini strategi Mandiri Sekuritas untuk genjot kinerja positif di 2020
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Dannif Danusaputro

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mandiri Sekuritas optimistis dapat membukukan laba bersih positif pada akhir tahun ini. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pada semester I-2020, total pendapatan Mandiri Sekuritas capai Rp 458,25 miliar dengan laba bersih sebesar Rp 46,06 miliar.

Pendapatan tersebut turun tipis 7,90% dari perolehan pendapatan usaha di periode yang sama 2019 sebesar Rp 497,61 miliar. Sementara itu, laba bersih Mandiri Sekuritas pun susut 45,33% dari Rp 84,26 miliar pada paruh pertama 2019.

Walau begitu, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Dannif Danusaputro mengatakan, pihaknya masih optimistis bisa menghasilkan kinerja mantap di tahun ini. 

"Kami memiliki keunggulan dalam menyediakan layanan pasar modal yang komprehensif dengan empat lini bisnis utama, yakni capital market institusi, ritel, investment banking, dan global bond. Masing-masing lini bisnis berkontribusi sebesar 42%, 30%, 19%, dan 8% terhadap pendapatan Perusahaan," jelas dia, Selasa (22/9).

Baca Juga: Perkuat pemodalan, Pegadaian terbitkan obligasi Rp 3,25 triliun

Lebih lanjut Dannif bilang, kinerja di paruh pertama tahun ini didorong oleh kenaikan penerbitan obligasi global atau global bond sejak awal tahun. Selain itu, semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya berinvestasi juga mendorong bisnis ritel.

Namun, untuk segmen kegiatan perantara perdagangan efek mengalami penurunan lantaran pada tahun 2019 terdapat transaksi crossing besar di sektor perbankan. Berdasarkan laporan keuangan semester 1-2020, pendapatan dari kegiatan perantara efek menyumbang Rp 163,86 miliar, turun dari periode yang sama tahun lalu Rp 239,93 miliar.

Pada semester II-2020, Dannif mengungkapkan Mandiri Sekuritas tetap berfokus untuk meningkatkan kinerja serta mencapai target yang telah ditentukan.

"Kami akan berupaya mencapai target bisnis dengan 4 fokus utama, yaitu, mengoptimalkan portofolio bisnis, memperkuat layanan ritel, meningkatkan kapabilitas layanan investment banking, serta mengoptimalkan struktur operasional Perusahaan," ungkapnya pada Kontan.

Ada beberapa strategi guna mencapai target tersebut, salah satunya dengan terus melakukan inovasi guna mendukung pertumbuhan bisnis, baik dalam hal mengembangkan portofolio bisnis maupun perkembangan penggunaan teknologi digital.

"Kami melihat inovasi digital di industri pasar modal adalah langkah penting untuk menghasilkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Hal ini didasari oleh tingkat adopsi teknologi di Indonesia yang terus meningkat dan pandemi Covid-19 yang turut mempercepat adopsi teknologi digital oleh masyarakat," papar Dannif.

Baca Juga: PLN selesaikan penerbitan obligasi dan sukuk senilai Rp 1,87 triliun

Dengan demikian, Mandiri Sekuritas terus berupaya menyempurnakan sistem teknologi untuk dapat menyederhanakan proses bisnis, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, mendorong efisiensi, dan memberikan layanan nasabah secara optimal.

Hingga Agustus 2020, Mandiri Sekuritas juga telah dipercaya oleh lebih dari 155.000 nasabah, atau meningkat 40% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 110.000.

 

Selanjutnya: IHSG tumbang lagi 1,31% ke 4.934 pada Selasa (22/9), asing masih mencetak net sell

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×