kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berebut Bank Permata, Jepang atau Thailand yang berani bayar mahal?


Senin, 02 Desember 2019 / 04:15 WIB
Berebut Bank Permata, Jepang atau Thailand yang berani bayar mahal?


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Namun kedua bank tersebut dikabarkan urung mengeksekusi rencana untuk mengakuisisi saham Bank Permata.

Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma memperkirakan investor yang akan berani memberikan penawaran paling tinggi akan datang dari Bank Jepang. "Jepang kemungkinan akan lebih berani bayar lebih mahal," ujarnya.

Baca Juga: Laju kredit terus melambat sampai Oktober, ini penyebabnya

Sementara, Astra International menurutnya hanya akan mau menjual sahamnya di Bank Permata jika harganya tinggi. Saat ini Astra dan Standard Chartered Bank masing-masing menggenggam kepemilikan 44,5% di bank tersebut.

Petugas Bank Menghitung Uang Rupiah
Petugas Bank Menghitung Uang Rupiah

Adapun valuasi BNLI, menurut Suria, jika tidak ada transaksi sekitar Rp 900. Perkiraannya, ASII baru akan jual sahamnya di rentang Rp 1.500- Rp 1.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×