kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.897   27,00   0,16%
  • IDX 8.885   -0,10   0,00%
  • KOMPAS100 1.232   5,72   0,47%
  • LQ45 874   7,20   0,83%
  • ISSI 324   0,25   0,08%
  • IDX30 446   5,56   1,26%
  • IDXHIDIV20 530   9,50   1,83%
  • IDX80 137   0,76   0,56%
  • IDXV30 146   2,23   1,55%
  • IDXQ30 143   1,91   1,35%

BI akan panggil bank dengan selisih bunga tak masuk akal


Rabu, 16 Maret 2011 / 15:14 WIB
BI akan panggil bank dengan selisih bunga tak masuk akal
ILUSTRASI. Petugas melayani konsumen penjualan kendaraan di salah satu Mall di Tangerang Selatan, Kamis (6/2)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/02/2020.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akan memanggil beberapa bank terkait aturan transparansi suku bunga dasar kredit atau prime lending rate. "BI akan memanggil 14 bank besar," kata Darmin Nasution, Gubernur Bank Indonesia. Selain itu, BI juga akan memanggil bank yang kurang masuk akal dalam menentukan selisih bunga.

Boss bank sentral ini menargetkan, aturan prime lending rate akan efektif bagi perbankan dalam waktu tiga sampai enam bulan, sehingga dapat menurunkan suku bunga kredit bank nantinya.

Darmin mengaku, perbankan di Indonesia memang belum efisien. Namun, bank sentral akan terus mendorong perbankan akan menurunkan suku bunga kredit, salah satunya dengan langkah transparansi suku bunga dasar kredit.

Adapun cara lain dengan menetapkan benchmark, yaitu pengukuran dan perbandingan kinerja yang dapat menentukan profil masing-masing karakter perbankan. Benchmark nantinya bisa dipakai BI untuk membandingkan dan mengukur bank mana yang harus melakukan perubahan suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×