kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

BI belum terima permohonan akusisi Bank Muamalat oleh Stanchart


Jumat, 10 Juni 2011 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Buah adalah salah satu makanan penurun darah tinggi. KONTAN/Muradi/2017/11/02


Reporter: Wahyu Satriani

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) belum menerima surat permohonan izin akuisisi maupun pembelian saham PT Bank Muamalat Indonesia Tbk oleh Standard Chartered Bank melalui bank afiliasinya yaitu PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Kendati demikian, Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulia Siregar mengaku telah mendengar rencana aksi korporasi tersebut. Mulya menduga, Standard Chartered masih melakukan pembicaraan internal dengan Bank Muamalat.

"Saya memang sudah mendengar kalau soal itu tetapi belum ada laporan masuk ke BI. Kan bisa saja mereka membahas terlebih dahulu. Itu baru internal mereka saja mungkin," kata Mulya, saat ditemui di kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (10/6).

Mulya memastikan setiap bank di Indonesia pasti akan melaporkan kegiatan akuisisi ataupun perubahan komposisi pemilik saham kepada BI untuk meminta izin. Demikian juga dengan rencana akuisisi Bank Muamalat tersebut.

"Kalau ada perubahan kepemilikan atau pemegang saham mereka pasti melaporkan ke BI," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×