kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BI Belum Terima Rencana Akuisisi Bank Panin


Senin, 14 Juni 2010 / 14:10 WIB


Reporter: Roy Franedya | Editor: Test Test

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menegaskan belum menerima rencana akusisi Bank Panin oleh Australian and New Zealand Banking Group (ANZ). Hal ini diungkapkan oleh Direktur Perizinan dan Informasi Perbankan BI Joni Swastanto, akhir pekan lalu.

Joni bilang, hingga saat ini belum ada surat resmi yang masuk ke BI tentang rencana akuisisi tersebut. "Mungkin proses akuisisi tersebut diperkirakan masih dalam proses internal dan BI belum mengetahui rencana akuisisi tersebut," ujarnya.

Informasi saja, Beberapa waktu yang lalu beredar kabar bahwa ANZ berniat untuk menambah kepemilikan sahamnya di Panin Bank menjadi 85%. Caranya, dengan membeli saham milik keluarga Gunawan yang memegang 44,68% saham Bank Panin. Saat ini, ANZ memiliki saham di Bank Panin sebesar 38,5%.

Kabarnya, ANZ telah menunjuk Morgan Stanley untuk menjadi penasihat keuangan dalam transaksi yang nilainya diperkirakan mencapai US$ 1,3 miliar tersebut. ANZ memang agresif mengembangkan bisnisnya di Asia. Bank terbesar keempat di Australia itu menargetkan kontribusi pendapatan dari bisnisnya di Asia bisa menyumbang 20% dari total pendapatannya pada tahun 2014. Saat ini, kontribusi bisnis ANZ di Asia baru sebesar 14% dari total pendapatan ANZ.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×