kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

BI belum terima secara formal rencana akuisisi Bank Maspion


Kamis, 11 Agustus 2011 / 23:20 WIB
James Gunn sutradara film Guardians of The Galaxy 3 dan The Suicide Squad. 


Reporter: Astri Kharina Bangun, Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kabar rencana China Construction Bank Corp mengakuisisi PT Bank Maspion Indonesia belum sampai ke Bank Indonesia (BI) secara resmi.

"China Construction Bank belum memasukkan secara formal rencana itu," ujar Direktur perijinan dan informasi perbankan BI Joni Swastanto, Kamis (11/8).

Dia juga menambahkan, sampai akhir tahun nanti, BI tidak akan menerima akuisisi untuk investor asing. "Tunggu aturannya keluar dulu," ujar Joni.

Asal tahu saja, belakangan ini beredar rumor yang mengatakan Bank Maspion akan diakuisisi oleh China Construction Bank. Bloomberg menulis, Bank Maspion akan melego lebih dari 50% sahamnya kepada bank asal Negeri Panda itu. Sayang, sumber Bloomberg belum merinci lebih jauh mengenai masalah tersebut karena akuisisi bersifat rahasia.

Dengan melepas sahamnya ke mitra strategis, Bank Maspion yang berbasis di Surabaya ini akan menggunakan dana hasil penjualan sahamnya untuk membiayai bisnis perusahaan katering sedang dan menengah.

Sementara itu, China Construction Bank juga belum memberikan keputusan yang mengikat, mengingat bulan lalu otoritas perbankan Indonesia menyatakan akan mengatur masalah kepemilikan asing di perbankan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×