kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

BI teken MoU dengan Bank of Papua New Guinea


Rabu, 29 Januari 2014 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Makanan fast food yang mengandung banyak pengawet masuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank sentral Indonesia dan bank sentral Papua New Guinea (Bank of Papua New Guinea) teken kesepakatan bersama (MOU) untuk melakukan penggunaan uang di wilayah perbatasan antara Republik Indonesia dan Papua New Guinea.

Kedua bank sentral tersebut bekerjasama guna memperkuat perekonomian di daerah perbatasan kedua negara. Ronald Waas, Deputi Gubernur Bank Indonesia, bilang, kerjasama bertujuan meningkatkan peran lembaga keuangan Bank dan Pedagang Valuta Asing (PVA) di masing-masing negara.

"Ini untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan dengan mendorong terciptanya kelancaran dan keandalan sistem pembayaran," kata Ronald, Rabu (29/1).

Kedua bank sentral juga berupaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pertukaran mata uang dan transaksi jual atau beli valuta asing (valas) di wilayah perbatasan. Kedua bank juga mendorong penelitian bersama terkait mata uang dan bidang ekonomi lainnya.

"Kami juga menjalin kemitraan dengan instansi Pemerintah untuk meningkatkan pemahaman bersama terhadap isu-isu ekonomi di daerah perbatasan," tambah Ronald.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×