kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

BI teken MoU dengan Bank of Papua New Guinea


Rabu, 29 Januari 2014 / 17:27 WIB
BI teken MoU dengan Bank of Papua New Guinea
ILUSTRASI. Makanan fast food yang mengandung banyak pengawet masuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank sentral Indonesia dan bank sentral Papua New Guinea (Bank of Papua New Guinea) teken kesepakatan bersama (MOU) untuk melakukan penggunaan uang di wilayah perbatasan antara Republik Indonesia dan Papua New Guinea.

Kedua bank sentral tersebut bekerjasama guna memperkuat perekonomian di daerah perbatasan kedua negara. Ronald Waas, Deputi Gubernur Bank Indonesia, bilang, kerjasama bertujuan meningkatkan peran lembaga keuangan Bank dan Pedagang Valuta Asing (PVA) di masing-masing negara.

"Ini untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan dengan mendorong terciptanya kelancaran dan keandalan sistem pembayaran," kata Ronald, Rabu (29/1).

Kedua bank sentral juga berupaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pertukaran mata uang dan transaksi jual atau beli valuta asing (valas) di wilayah perbatasan. Kedua bank juga mendorong penelitian bersama terkait mata uang dan bidang ekonomi lainnya.

"Kami juga menjalin kemitraan dengan instansi Pemerintah untuk meningkatkan pemahaman bersama terhadap isu-isu ekonomi di daerah perbatasan," tambah Ronald.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×