kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.064   25,84   0,43%
  • KOMPAS100 792   3,98   0,51%
  • LQ45 601   -0,98   -0,16%
  • ISSI 210   2,90   1,40%
  • IDX30 340   -0,80   -0,23%
  • IDXHIDIV20 422   -1,14   -0,27%
  • IDX80 90   0,33   0,37%
  • IDXV30 115   0,58   0,51%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Bisnis cash management Mandiri melejit 86,6%


Selasa, 26 Februari 2013 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Simak kurs dollar-rupiah di BRI jelang tengah hari ini, Rabu 13 Oktober 2021. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Pengelolaan cash management PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) melonjak 86,6% tahun kemarin. Lonjakan itu berasal dari kenaikan dana kelolaan dari nasabah korporasi kakapnya.

Bank dengan aset terbesar di Indonesia ini mencatat pengelolaan cash management sebesar Rp 1.455,9 triliun di 2012, naik dari Rp 779,4 triliun pada 2011.

"Itu berasal dari 12.000 nasabah korporasi," ujar Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala Mansury.

Mandiri mencatat, pengguna terbesar manajemen kasnya adalah PT Pertamina dengan dana Rp 9,3 triliun. Kedua, PT Semen Gresik Tbk. (SMGR) yang menyimpan dana Rp 6,7 triliun. Lalu ketiga PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) dengan jumlah dana Rp 3,5 triliun.

Dari layanan cash management tersebut, jumlah transaksi juga melejit 79,7%, dari 7.310 transaksi di 2011 menjadi 13.135 transaksi di 2012.

Meski angka bisnis cash management ini gemilang, tahun ini bank yang berdiri tahun 1998 itu enggan menargetkan pertumbuhan luar biasa tahun ini. "Pertumbuhan tahun ini di kisaran 30%-40%," ucap Pahala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×