kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

BJB Catat Undisbursed Loan Masih Mengalami Kenaikan Menjadi Rp 5,8 Triliun


Kamis, 25 Mei 2023 / 18:37 WIB
BJB Catat Undisbursed Loan Masih Mengalami Kenaikan Menjadi Rp 5,8 Triliun
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank BJB.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Banten (BJB) mencatat total fasilitas kredit yang belum ditarik oleh nasabah alias undisbursed loan masih mengalami kenaikan, meski proyeksinya masih bisa turun tahun ini.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengungkapkan jika melihat secara year to date, undisbursed loan BJB mengalami kenaikan 4,4% menjadi Rp 5,8 triliun.

Meskipun demikian, Yuddy bilang bahwa sudah ada tren yang baik selama 3 bulan terakhir. Dimana, undisbursed loan tersebut sudah mulai mengalami penurunan dari posisi paling tinggi di tahun ini pada Februari 2023.

Baca Juga: Bank Mayora Resmi Ganti Nama Menjadi Hibank

“Sempat mencapai Rp 6,4 triliun per Februari 2023,” ujar Yuddy.

Yuddy bilang nilai undisbursed loan tersebut akan relatif lebih stabil. Alasannya, debitur mulai menarik fasilitas kredit yang telah diberikan untuk membiayai rencana bisnisnya.

“Sejalan dengan pertumbuhan perekonomian yang masih terjaga dengan baik,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×