kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BNI: DPK melambat karena suku bunga deposito turun


Minggu, 18 Maret 2018 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Tumpukan Uang di Cash Center Bank BNI di Jakarta


Reporter: Yoliawan H | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) melihat melambatnya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) di awal tahun, khususnya Januari 2018 disebabkan salah satunya dari tren suku bunga simpanan yang menurun.

Analisis uang beredar Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan DPK per Januari 2018 hanya tumbuh 8,5% year on year (yoy) menjadi Rp 5.106,0 triliun.

Corina Leyla Karnalies, SVP BNI menjelaskan, pertumbuhan DPK melambat di awal tahun 2018 dikarenakan adanya penurunan suku bunga deposito dan sentimen positif pada indeks harga saham gabungan (IHSG). 

Sehingga masyarakat memiliki pilihan lain untuk penempatan dananya di luar perbankan.

“Hingga Februari 2018, pertumbuhan DPK BNI sudah sekitar 13,7% yoy,” jelas Corina kepada Kontan.co.id, Jumat (16/3).

Pihaknya memproyeksikan pertumbuhan DPK di tahun 2018 ini dapat tumbuh sekitar 13%-15% yoy

Catatan saja, berdasarkan laporan keuangan bank per Januari 2018, BNI telah menghimpun DPK Rp 459,32 triliun, tumbuh 13,24% yoy dari tahun sebelumnya sebesar Rp 405,63 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×