kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI: DPK melambat karena suku bunga deposito turun


Minggu, 18 Maret 2018 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Tumpukan Uang di Cash Center Bank BNI di Jakarta


Reporter: Yoliawan H | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) melihat melambatnya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) di awal tahun, khususnya Januari 2018 disebabkan salah satunya dari tren suku bunga simpanan yang menurun.

Analisis uang beredar Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan DPK per Januari 2018 hanya tumbuh 8,5% year on year (yoy) menjadi Rp 5.106,0 triliun.

Corina Leyla Karnalies, SVP BNI menjelaskan, pertumbuhan DPK melambat di awal tahun 2018 dikarenakan adanya penurunan suku bunga deposito dan sentimen positif pada indeks harga saham gabungan (IHSG). 

Sehingga masyarakat memiliki pilihan lain untuk penempatan dananya di luar perbankan.

“Hingga Februari 2018, pertumbuhan DPK BNI sudah sekitar 13,7% yoy,” jelas Corina kepada Kontan.co.id, Jumat (16/3).

Pihaknya memproyeksikan pertumbuhan DPK di tahun 2018 ini dapat tumbuh sekitar 13%-15% yoy

Catatan saja, berdasarkan laporan keuangan bank per Januari 2018, BNI telah menghimpun DPK Rp 459,32 triliun, tumbuh 13,24% yoy dari tahun sebelumnya sebesar Rp 405,63 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×