kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   -48,00   -0,29%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

BNI Finance Targetkan Pembiayaan Alat Berat Rp 90 Miliar hingga Akhir 2024


Kamis, 24 Oktober 2024 / 14:52 WIB
BNI Finance Targetkan Pembiayaan Alat Berat Rp 90 Miliar hingga Akhir 2024
ILUSTRASI. BNI Finance menargetkan penyaluran pembiayaan bisnis alat berat bisa mencapai Rp 90 miliar hingga akhir tahun ini.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BNI Multifinance (BNI Finance) menargetkan penyaluran pembiayaan bisnis alat berat bisa mencapai Rp 90 miliar hingga akhir tahun ini.

Direktur Bisnis BNI Multifinance Albertus Hendi mengatakan pihaknya telah menerapkan sejumlah strategi untuk mencapai target yang sudah ditetapkan itu. Di antaranya, melakukan sinergi dengan Bank BNI sebagai induk perusahaan.

"Kami terus melakukan sinergi dengan BNI sebagai induk perusahaan dengan menggarap captive bisnis BNI di bidang korporasi dan komersial bisnis," kata Albertus kepada Kontan, Selasa (22/10).

Baca Juga: Harga Komoditas Naik, Pembiayaan Ikut Meningkat

Hingga September 2024, BNI Finance telah menyalurkan pembiayaan alat berat senilai Rp 68 miliar. Nilai itu tumbuh 4,1% secara tahunan atau year on year (YoY) dari periode yang sama tahun lalu Rp 65 miliar.

Albertus menjelaskan, pertumbuhan penyaluran pembiayaan alat berat di sepanjang sembilan bulan pertama 2024 ini dikarenakan dampak positif dari penambahan penambahan team fleet BNI Finance.

Pada bulan sebelumnya yaitu Agustus 2024, penyaluran pembiayaan alat berat perusahaan mencapai Rp 72 miliar, secara tahunan masih tumbuh 38%.

Baca Juga: Pembiayaan Alat Berat BNI Finance Tumbuh 4,1% hingga September 2024

Adapun bisnis batubara cukup memberikan kontribusi terhadap penyaluran alat berat, yang diikuti oleh bisnis nikel, dan bisnis infrastruktur BNI Finance.

"Kami terus melakukan sinergi dengan BNI sebagai induk perusahaan dengan menggarap captive bisnis BNI di bidang korporasi dan komersial bisnis," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×