kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BNI jaga kredit macet komersial di bawah 3,2%


Jumat, 28 Juli 2017 / 16:49 WIB
BNI jaga kredit macet komersial di bawah 3,2%


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk menyebut pihaknya dapat menekan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) segmen komersial di bawah level 3,2% hingga akhir tahun.

Menurut Direktur BNI Putrama Wahyu Setiawan, rasio NPL di segmen komersial atau menengah hingga akhir semester I-2017 belum beranjak dari periode tahun sebelumnya yakni di level 3,2% atau stagnan.

"Rasio NPL Juni 2017 sebesar 3,2%, tentunya kita ingin bisa lebih rendah dari itu di akhir tahun," ungkap Putrama kepada KONTAN, Jumat (28/7).

Adapun, jika merujuk pada laporan keuangan BNI semester I-2017 total kredit menegah perseroan tercatat sebesar Rp 65,24 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 11,9% secara tahunan atau year on year (yoy).

Jika dirinci berdasarkan kualitas kredit, sektor manufaktur menjadi salah satu penyumbang NPL terbesar segmen komersial. Tercatat per akhir Juni 2017, NPL komersial sektor manufaktur mencapai 4,6% atau meningkat dibanding periode tahun 2016 3,4%.

Selain manufaktur, sektor perdagangan, restoran dan hotel juga mengalami peningkatan dari 1,9% di semester I-2016 menjadi 3% di semester I-2017.

Kendati demikian, kredit komersil sektor pertambangan BNI justru mengalami perbaikan kualitas kredit pada paruh pertama tahun ini menjadi 5,8%. Jumlah tersebut menurun drastis dibanding tahun lalu yang mencapai 8%.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×