Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan bisnis hingga akhir 2026.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik, bank digital milik CT Corp tersebut memilih mengedepankan kualitas pertumbuhan dengan tetap menjaga likuiditas, kualitas aset, dan profitabilitas.
Digital Strategy Head Allo Bank Destya D. Pradityo mengatakan kinerja perseroan sepanjang semester I 2026 masih bergerak sesuai rencana bisnis yang telah ditetapkan.
"Secara umum, kami melihat kinerja Allo Bank sepanjang semester I 2026 masih bergerak sesuai dengan arah yang telah kami rencanakan. Meskipun kondisi makroekonomi dan global masih diwarnai berbagai tantangan, fundamental bisnis kami tetap menunjukkan perkembangan yang positif," ujar Destya kepada Kontan, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: BRI Kembali Gelar KKB Expo di 131 Titik, Tawarkan Bunga Kredit Mobil Mulai 1,8%
Mengacu pada laporan keuangan kuartal I 2026, Allo Bank membukukan laba bersih sebesar Rp104 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran kredit yang meningkat sekitar 32% secara tahunan (year on year/YoY). Di sisi lain, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh sekitar 21% YoY, sementara pendapatan berbasis komisi (fee-based income) naik sekitar 28% YoY.
Dari sisi kualitas aset, perseroan mencatat rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross sebesar 1,6% dan NPL net 0,7%. Sementara itu, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) tetap berada di level tinggi, yakni sekitar 72,5%.
Menurut Destya, sejumlah indikator bisnis hingga semester I masih menunjukkan tren positif, terutama dari meningkatnya aktivitas transaksi digital, pertumbuhan nasabah aktif, serta permintaan pembiayaan dari segmen ritel digital.
"Kami belum melihat perubahan yang bersifat fundamental terhadap arah bisnis Allo Bank. Karena itu, kami optimistis momentum pertumbuhan masih dapat dipertahankan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko maupun likuiditas," katanya.
Hingga akhir tahun, Allo Bank tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB). Perseroan akan terus mengevaluasi perkembangan kondisi ekonomi dan industri, namun sejauh ini belum ada perubahan terhadap target bisnis yang telah disusun.
Baca Juga: Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BSI Tembus Rp 77,06 triliun per Mei 2026
Dari sisi intermediasi, Allo Bank tetap membidik pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan kredit yang sehat dengan mengutamakan kualitas dibandingkan sekadar mengejar volume.
"Menjaga kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika ekonomi saat ini," ujar Destya.
Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Allo Bank akan terus memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah (current account saving account/CASA), meningkatkan customer engagement, serta mengoptimalkan aktivitas transaksi dalam ekosistem digital perseroan.
Sementara dari sisi penyaluran kredit, perseroan tetap fokus pada segmen ritel digital yang menjadi bisnis utama Allo Bank. Penyaluran kredit dilakukan melalui proses underwriting berbasis data, penerapan risk-based pricing, serta pemantauan portofolio secara real time guna menjaga kualitas aset.
Di sisi profitabilitas, perseroan juga akan terus meningkatkan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi, memperbesar kontribusi pendapatan berbasis komisi, serta mengoptimalkan pengelolaan aset dan liabilitas agar biaya dana (cost of fund) tetap efisien.
"Dengan fundamental permodalan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta fokus pada inovasi digital dan penguatan ekosistem, kami optimistis Allo Bank dapat menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan hingga akhir tahun," tutup Destya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
