kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BNI Syariah perbesar pembiayaan rumah


Senin, 12 Desember 2011 / 16:38 WIB
ILUSTRASI. Pelemahan daya beli masyarakat masih bisa berlanjut tahun ini.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. PT Bank BNI Syariah akan lebih menggenjot pembiayaan perumahan (Griya Hasanah) tahun depan. Komposisi pembiayaan perumahan yang masih 30% akan ditingkatkan menjadi 40%.

“Griya Hasanah akan jadi produk utama yang akan mendominasi pembiayaan di 2012. Masyarakat banyak yang mencari pembiayaan (perumahan) syariah. Pasarnya masih sangat luas,” kata Direktur Utama BNI Syariah Drs.H. Rizqullah Thohuri, Senin (12/12).

Selain di sektor perumahan, BNI Syariah juga menyalurkan pembiayaan ke sektor perdagangan, industri, dan sektor ekonomi lainnya. Secara umum, pembiayaan BNI syariah terbagi di sektor ritel dan UMKM. Khusus Griya Hasanah termasuk dalam kredit UMKM.

Selain pembiayaan perumahan, tahun depan BNI Syariah juga bakal mengembangkan pembiayaan mikro. BNI Syariah bakal membuka unit mikro khusus sebanyak 45 unit. Saat ini BNI Syariah memang belum memiliki unit mikro, namun secara bisnis sudah berjalan. Pendirian unit mikro ini bertujuan agar sektor tersebut digarap lebih fokus dan sistematis.

“Kami berharap satu unit bisa menyalurkan pembiayaan senilai total Rp 5 miliar dalam setahun,” kata Rizqullah.

Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI Syariah menargetkan pembiayaan Rp 7 triliun tahun depan, dana pihak ketiga (DPK) Rp 8 triliun-Rp 9 triliun dan aset Rp 10 triliun. Sampai akhir November ini, posisi aset sebesar Rp 8 triliun, DPK Rp 7 triliun dan pembiayaan Rp 5,5 triliun-Rp 6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×