kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Bos Mandiri: BUMN minta deposito berbunga tinggi


Kamis, 18 Februari 2016 / 19:36 WIB
Bos Mandiri: BUMN minta deposito berbunga tinggi


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Praktik perusahaan-perusahaan plat merah maupun instansi pemerintah yang selalu meminta bunga simpanan dan deposito lebih tinggi bukan isapan jempol belaka.

Sebelumnya, hal itu diungkapkan Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution, ketika menanggapi upaya menurunkan bunga kredit.

Darmin saat itu bilang, salah satu kesulitan turunnya bunga kredit karena banyak badan usaha milik negara (BUMN) yang memarkir dananya di perbankan dengan bunga tinggi.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin.

Budi mengungkapkan, biasanya perusahaan BUMN itu melakukan tawar-menawar bunga.

"Mereka membandingkan dengan tawaran bunga bank lainnya, dan memilih bank yang menyetujui bunga lebih tinggi," kata Budi, Kamis (18/2) di Jakarta.

Menurutnya, trik seperti itu menjadi hal yang lumrah tidak hanya dilakukan oleh BUMN tetapi juga perusahaan swasta.

Nah, Ia mendukung langkah pemerintah untuk mengurangi praktik-praktik transasksi bunga semacam itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×