kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPJS Kesehatan kumpulkan iuran Rp 39,1 triliun


Selasa, 20 Oktober 2015 / 17:52 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Meski masih ada peserta yang menunggak iuran, namun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut perolehan iuran tak jauh meleset dari ekspektasi mereka.

Kepala Departemen Humas BPJS Kesehatan Irfan Humaidi menyebut pihaknya sudah mengantongi iuran sebesar Rp 39,1 triliun sampai akhir September lalu. Jumlah ini berasal dari seluruh segmen kepesertaan di badan sosial eks PT Askes (perseron) tersebut.

Hingga tutup tahun nanti, BPJS Kesehatan sendiri memiliki target penerimaan iuran sampai Rp 55 triliun. Artinya sampai akhir triwulan ketiga 2015, capaian iuran mereka sudah mencapai 71% dari target yang mereka canangkan.

Sementara dari jumlah peserta, saat ini totalnya mencapai lebih dari 153 juta peserta.

Namun untuk besaran manfaat yang dibayar, ia mengaku belum memegang data resmi. Tapi kondisi defisit masih membayangi.

Sampai tutup 2015 ini pun, BPJS Kesehatan memperkirakan masih akan mengalami defisit sampai Rp 6 triliun. Mismatch antara penerimaan iuran dan klaim yang dibayarkan memang jadi kendala yang membuat selisih keuangan mereka masih menganga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×