kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BRI akan jaga NPL di level 2,2%-2,4%


Selasa, 23 Mei 2017 / 19:46 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengakui ada kenaikan risiko kredit pada sektor pertambangan dan perdagangan. Bank berpelat merah ini mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang tinggi pada kedua sektor tersebut.

Misalnya, rasio NPL pada sektor pertambangan sekitar 9,3%. "Namun, eksposur kredit di sektor ini hanya 0,9% dari total pinjaman BRI," kata Haru, kepada KONTAN, Selasa (23/5). Sedangkan rasio NPL pada sektor perdagangan sebesar 3,2% dengan eksposur kredit sekitar 35% dari total kredit BRI.

Haru bilang, pihaknya memperkirakan rasio NPL secara keseluruhan akan terjaga pada level 2,2% sampai 2,4% di akhir tahun 2017. BRI mencatat rasio NPL gross sebesar 2,16% dan NPL net sebesar 1,22% di kuartal I-2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×