kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

BRI akan jaga NPL di level 2,2%-2,4%


Selasa, 23 Mei 2017 / 19:46 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengakui ada kenaikan risiko kredit pada sektor pertambangan dan perdagangan. Bank berpelat merah ini mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang tinggi pada kedua sektor tersebut.

Misalnya, rasio NPL pada sektor pertambangan sekitar 9,3%. "Namun, eksposur kredit di sektor ini hanya 0,9% dari total pinjaman BRI," kata Haru, kepada KONTAN, Selasa (23/5). Sedangkan rasio NPL pada sektor perdagangan sebesar 3,2% dengan eksposur kredit sekitar 35% dari total kredit BRI.

Haru bilang, pihaknya memperkirakan rasio NPL secara keseluruhan akan terjaga pada level 2,2% sampai 2,4% di akhir tahun 2017. BRI mencatat rasio NPL gross sebesar 2,16% dan NPL net sebesar 1,22% di kuartal I-2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×