kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BRI alirkan Rp 1,5 triliun untuk perikanan


Rabu, 08 Februari 2012 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Vaksin Covid-19 J&J akan mendapat izin penggunaan darurat beberapa pekan lagi di Amerika Serikat (AS).


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serius menggarap industri perikanan dan kelautan dalam hal pendanaan. Ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh kedua pihak.

"Sebagai langkah konkret dukungan BRI terhadap komitmen tersebut, maka sampai dengan September 2011, BRI telah menyalurkan kredit di sektor perikanan sejumlah Rp 1,5 triliun kepada lebih dari 30.500 debitur dalam bentuk kredit komersial, kredit usaha rakyat, kredit ketahanan pangan perikanan, serta kredit program lainnya," sebut Direktur Utama BRI, Sofyan Basir, Rabu (8/2).

Bentuk keseriusan BRI membantu industri perikanan dalam hal dana ini dituangkan dalam penandatanganan naskah kesepahaman bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta kemarin.

Sofyan bilang, kesepakatan bersama ini menandakan komitmen BRI untuk memberikan layanan optimal dalam mendukung seluruh program kerja kementerian. Seperti diketahui, kementerian menargetkan Indonesia sebagai penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar pada 2015. " Ini harus didukung oleh semua pihak termasuk oleh Bank Rakyat Indonesia sebagai bank yang memiliki jaringan kerja terbesar dan tersebar di Indonesia," pungkas Sofyan. (Ester Meryana | Erlangga Djumena/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×