Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menjelaskan, segmen pembiayaan multiguna masih memiliki peran strategis sebagai penopang kinerja di tengah penjualan kendaraan bermotor yang belum sepenuhnya pulih.
Direktur Utama BRI Finance Wahyudi Darmawan mengatakan, segmen pembiayaan multiguna dinilai mampu menjawab kebutuhan likuiditas dan konsumtif masyarakat secara lebih fleksibel.
Meski demikian, pihaknya tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin agar kualitas pembiayaan tetap terjaga.
“Di tengah penjualan kendaraan bermotor yang belum pulih sepenuhnya, kami memandang pembiayaan multiguna tetap memiliki peran strategis sebagai penopang pertumbuhan pada 2026,” ujar Wahyudi kepada Kontan, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: Krom Bank Bidik Pertumbuhan Laba Double Digit pada 2026
Hingga akhir 2025, penyaluran pembiayaan multiguna BRI Finance mengalami penyesuaian seiring dengan dinamika pasar. Kendati demikian, segmen ini masih memberikan kontribusi yang berarti terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.
Ke depan, BRI Finance menilai prospek pembiayaan multiguna masih cukup baik, meskipun strategi pertumbuhan akan dilakukan secara lebih selektif.
Perusahaan juga terus memperkuat pengelolaan risiko guna menjaga kualitas portofolio di tengah kondisi pasar yang masih menantang.
Memasuki 2026, BRI Finance tidak mematok target pertumbuhan pembiayaan multiguna yang agresif.
Perusahaan lebih memfokuskan strategi pada pengelolaan portofolio yang sehat dan berkelanjutan, sembari tetap menangkap peluang pembiayaan secara selektif sesuai dengan profil risiko perusahaan.
Selanjutnya: OJK: Sebanyak 72% Pedagang Aset Keuangan Digital Masih Rugi
Menarik Dibaca: Begini Cara Buka Konten Sensitif yang Tersembunyi di X
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













