kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.185   22,00   0,13%
  • IDX 7.545   -14,08   -0,19%
  • KOMPAS100 1.034   -5,03   -0,48%
  • LQ45 738   -5,21   -0,70%
  • ISSI 273   -0,27   -0,10%
  • IDX30 403   2,07   0,52%
  • IDXHIDIV20 492   5,58   1,15%
  • IDX80 116   -0,64   -0,55%
  • IDXV30 141   1,71   1,23%
  • IDXQ30 129   0,83   0,65%

BRI Finance Salurkan Pembiayaan Investasi Lebih Selektif Saat Ketidakpastian Global


Rabu, 22 April 2026 / 12:20 WIB
BRI Finance Salurkan Pembiayaan Investasi Lebih Selektif Saat Ketidakpastian Global
ILUSTRASI. BRI Finance (Dok/BRI Finance )


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menyampaikan, penyaluran pembiayaan investasi saat ini berjalan lebih selektif di tengah dinamika kondisi global.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, kinerja pembiayaan investasi mengalami penyesuaian secara terukur sejalan dengan dinamika pasar serta strategi perusahaan dalam mengelola portofolio.

“Pembiayaan investasi perusahaan menunjukkan penyesuaian secara terukur sejalan dengan dinamika pasar dan strategi pengelolaan portofolio yang lebih selektif,” ujarnya kepada Kontan, Senin (20/4/2026).

Adapun segmen ini masih berkontribusi signifikan terhadap portofolio perusahaan, yakni sebesar 34,32% dari total pembiayaan per Maret 2026.

Baca Juga: BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan 131,53% pada Kuartal I-2026

Ia menjelaskan, penyaluran pembiayaan investasi turut dipengaruhi kondisi global, termasuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada volatilitas harga energi dan rantai pasok global.

“Kondisi ini mendorong pelaku usaha untuk lebih berhati-hati dalam melakukan ekspansi, sehingga permintaan pembiayaan investasi cenderung lebih selektif,” kata dia.

Menyikapi hal tersebut, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan memperkuat analisis risiko serta memprioritaskan sektor-sektor yang lebih tahan terhadap gejolak global.

Lebih lanjut, BRI Finance menargetkan pertumbuhan pembiayaan investasi yang tetap positif namun terukur. Perusahaan memproyeksikan pembiayaan investasi akan tumbuh moderat seiring mulai pulihnya kepercayaan dunia usaha dan stabilisasi kondisi pasar.

Baca Juga: Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Melonjak 8 Kali Lipat pada Kuartal I-2026

“Proyeksi kami, pembiayaan investasi akan tumbuh secara moderat seiring mulai pulihnya kepercayaan dunia usaha dan stabilisasi kondisi pasar, meskipun masih dibayangi risiko geopolitik dan volatilitas harga komoditas,” imbuhnya.

Adapun strategi yang ditempuh akan difokuskan pada sektor-sektor dengan fundamental kuat dan prospek jangka panjang, seperti infrastruktur, energi, dan sektor produktif lainnya.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan investasi industri multifinance per Februari 2026 mencapai Rp 167,92 triliun, turun 2,89% secara YoY. Porsi pembiayaan investasi tercatat sebesar 32,79% dari total portofolio pembiayaan multifinance.

Baca Juga: NPF Industri Naik, Ini Strategi BRI Finance Perketat Penyaluran Pembiayaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×