kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BSI Catat Permintaan Pembiayaan Berbasiskan Payroll Meningkat 10% saat Ramadhan


Kamis, 21 April 2022 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Bank Syariah Indonesia (BSI)


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melihat bisnis penyaluran pembiayaan tanpa agunan atau berbasiskan payrollI mengalami peningkatan sebesar 10% dibanding bulan-bulan lainnya.

Wakil Direktur 1 Bank Syariah Indonesia (BSI) Ngatari bilang ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang hari Idul Fitri.

“Pembiayaan berbasis payroll di BSI memiliki dua jenis yaitu Mitraguna Berkah atau pembiayaan kepada pegawai aktif dan Pensiun Berkah atau pembiayaan kepada pensiunan yang memiliki pertumbuhan secara YoY sebesar 33,91%,” ujarnya kepada Kontan.co.id pada Rabu (21/4).

Baca Juga: BSI Siapkan Uang Tunai Rp 11,09 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Jelang Lebaran

Ia menyatakan Pembiayaan Mitraguna Berkah bisa untuk kebutuhan multiguna/multijasa seperti biaya umroh, biaya pendidikan, biaya kesehatan, pembelian elektronik. Dalam rangka mencapai target pertumbuhan bisnis di tahun 2022 sebesar 26,35% secara yoy, BSI akan melakukan perluasan target pasar.

Juga melakukan digitalisasi proses pembiayaan, dan perbaikan bisnis proses. Saat ini nasabah payroll BSI di segmen terpilih sudah dapat menikmati proses pengajuan Mitraguna Online melalui BSI Mobile. Ia mengklaim proses pembiayaan via digital ini sangat cepat yaitu 15 menit sejak proses pengajuan diterima dan pricing yang kompetitif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×