kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   4.000   0,14%
  • USD/IDR 16.947   46,00   0,27%
  • IDX 8.289   -21,14   -0,25%
  • KOMPAS100 1.168   -1,30   -0,11%
  • LQ45 837   -1,27   -0,15%
  • ISSI 296   -0,45   -0,15%
  • IDX30 438   -0,15   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   -3,68   -0,70%
  • IDX80 130   -0,12   -0,09%
  • IDXV30 143   0,03   0,02%
  • IDXQ30 140   -0,95   -0,67%

BSI Mencatat 1,51 Juta Nasabah Payroll per Desember 2025


Kamis, 19 Februari 2026 / 11:48 WIB
BSI Mencatat 1,51 Juta Nasabah Payroll per Desember 2025
ILUSTRASI. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tercatat memiliki sekitar 1,51 juta nasabah payroll per Desember 2025. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tercatat memiliki sekitar 1,51 juta nasabah payroll per Desember 2025.

Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan, nasabah payroll BSI bersumber dari berbagai institusi BUMN, PNS, ASN pada pemerintahan, kementerian, maupun sektor swasta.

"Angka ini menjadi bukti bahwa tren penempatan dana di BSI semakin meningkat. Karena selain tidak ada biaya administrasi bulanan, payroll menjadi awalan afiliasi rekening untuk nasabah bisa terkoneksi dengan fasilitas pembiayaan maupun investasi lainnya seperti cicil emas, gadai emas maupun tabungan emas," ungkap Wisnu kepada kontan.co.id, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: OJK Mencabut Izin Usaha BPR Kamadana Bali

Posisi payroll tersebut memungkinkan BSI lebih mudah menjangkau potensi dana murah yang tumbuh 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun pada 2025 lalu. Didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62% atau Rp234 triliun, dengan tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72% (YoY) mencapai Rp 162,63 triliun.

"Kami optimistis pertumbuhan tahun ini solid karena new engine BSI untuk menjadi one stop solution untuk nasabah. Mulai dari tabungan payroll, tabungan haji,tabungan Emas dan lainnya," kata Wisnu.

Selanjutnya: OpenAI dan Tata Group Menjalin Kerjasama Kembangkan AI di India

Menarik Dibaca: Kerja Fleksibel Bukan Sekadar Tren, Ini Dampaknya bagi Pekerja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×