kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

BTN Gandeng UNPAD Perluas Literasi dan Inklusi Keuangan


Kamis, 11 Juni 2026 / 21:46 WIB
BTN Gandeng UNPAD Perluas Literasi dan Inklusi Keuangan
ILUSTRASI. Antrean nasabah BTN (TRIBUNNEWS/HO)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah perkembangan ekonomi digital dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia. 

Upaya ini menjadi bagian penting dari peran BTN sebagai bank milik negara yang tidak hanya menyediakan layanan perbankan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi keuangan.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi keuangan perempuan tercatat sebesar 66,75%. Sementara itu, tingkat inklusi keuangan perempuan telah mencapai 76,08%.  Selisih antara literasi dan inklusi keuangan menunjukkan akses terhadap produk dan layanan keuangan tumbuh lebih cepat dibanding pemahaman masyarakat dalam menggunakannya.

Salah satu langkah BTN mendorong inklusi dan literasi keuangan adalah dengan menyasar kampus -kampus. Terbaru, BTN meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada 10 Juni 2026 untuk mendorong pemahaman finansial di kalangan mahasiswa. 

Baca Juga: BTN Mulai Waspadai Dampak Kenaikan BI Rate ke Kualitas KPR

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyebut generasi muda saat ini sudah semakin paham soal keuangan, tetapi masih banyak yang kesulitan dalam merencanakan keuangan jangka panjang.

“Banyak Gen Z yang sudah sadar finansial, tetapi tantangannya adalah bagaimana meningkatkan kapasitas ekonomi dan mengambil keputusan finansial yang tepat,” ujar Nixon dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Nixon juga mengingatkan agar anak muda tidak terjebak gaya hidup konsumtif dan menghindari hal-hal yang merugikan seperti judi online.

Menurutnya, penting untuk memahami perbedaan antara utang produktif dan utang konsumtif. Utang yang baik adalah yang digunakan untuk hal bernilai jangka panjang, seperti aset, bukan untuk kebutuhan sesaat yang membebani cicilan lama.

Baca Juga: BTN Salurkan Kredit Investasi Rp 53,5 Miliar untuk Membangun 24 SPPG hingga Mei 2026

Ia mencontohkan, berutang untuk hal konsumtif seperti liburan sebaiknya dihindari jika beban cicilannya terlalu panjang. Nixon juga mendorong generasi muda untuk mulai merencanakan kepemilikan rumah sejak dini karena harga properti terus meningkat dari waktu ke waktu.

Lewat kerja sama itu, BTN juga membuka peluang bagi mahasiswa Unpad untuk mengikuti program magang sekaligus peluang berkarier di BTN.

Sementara itu, Rektor Unpad  Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyebut kerja sama dengan BTN ini merupakan upaya untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia praktis.

“Kerja sama ini untuk mendukung apa yang bisa kami sumbangkan bagi dunia praktis. Bersama BTN, kolaborasi dilakukan mulai dari dukungan fasilitas, magang, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia.” pungkasnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×