kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

BTN Jaga Cost of Fund di Kisaran 3%, Ini Dampaknya ke Bunga KPR


Senin, 13 April 2026 / 15:30 WIB
BTN Jaga Cost of Fund di Kisaran 3%, Ini Dampaknya ke Bunga KPR
ILUSTRASI. BTN sudah menurunkan biaya dananya, namun bunga KPR belum juga turun


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyatakan, pergerakan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) tidak sepenuhnya mengikuti penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate). BTN menegaskan, faktor utama yang memengaruhi bunga kredit adalah biaya dana (cost of fund) masing-masing bank.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menjelaskan, BI Rate hanya berfungsi sebagai acuan (benchmark), sementara penentuan bunga kredit sangat bergantung pada struktur pendanaan internal bank.

“BI Rate itu hanya benchmark. Yang benar-benar menentukan naik atau turunnya bunga adalah cost of fund bank,” ujar Nixon saat media gathering di Bandung, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: FWD Insurance Tangkap Pergeseran Minat Asuransi di Kelas Menengah

Ia mengungkapkan, biaya dana BTN memang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Dari sebelumnya sekitar 3,9% pada tahun lalu, kini turun menjadi sekitar 3,1% hingga Februari 2026.

Dengan penurunan tersebut, BTN juga mulai melakukan penyesuaian bunga, khususnya pada skema bunga mengambang (floating rate). Namun, untuk bunga awal KPR, BTN masih menawarkan suku bunga kompetitif di level sekitar 2,65% untuk periode tiga tahun pertama.

“Floating-nya kita turunkan sedikit, menyesuaikan dengan kondisi cost of fund,” imbuhnya.

Meski demikian, Nixon menilai pergerakan bunga ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh kondisi global, termasuk ketidakpastian geopolitik yang berpotensi memengaruhi stabilitas suku bunga.

Ia berharap kondisi global dapat lebih stabil agar tren suku bunga tetap terjaga dan tidak bergejolak.

BTN sendiri memperkirakan biaya dana ke depan akan berada dalam kisaran 2,9% hingga 3,4%, 

 

Di sisi lain, kebijakan suku bunga ini juga diharapkan tetap mampu menjaga kualitas kredit serta mendukung pertumbuhan KPR secara berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×