kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.865   22,00   0,13%
  • IDX 8.185   -80,68   -0,98%
  • KOMPAS100 1.153   -14,56   -1,25%
  • LQ45 829   -10,07   -1,20%
  • ISSI 293   -2,60   -0,88%
  • IDX30 432   -4,08   -0,93%
  • IDXHIDIV20 517   -3,91   -0,75%
  • IDX80 129   -1,65   -1,27%
  • IDXV30 142   -0,57   -0,40%
  • IDXQ30 140   -1,33   -0,95%

BTN Rogoh Kocek Rp 1,6 Triliun untuk Akuisisi Bank Victoria Syariah


Kamis, 13 Maret 2025 / 08:53 WIB
BTN Rogoh Kocek Rp 1,6 Triliun untuk Akuisisi Bank Victoria Syariah
ILUSTRASI. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN mengeluarkan dana Rp 1,6 triliun untuk mengakuisisi Bank Victoria Syariah.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membuka harga akuisisi PT Bank Victoria Syariah (BVS).

BTN harus merogoh kocek hingga Rp 1,6 untuk mengakuisisi Bank Victoria Syariah.

“Nilainya kurang lebih Rp 1,5 triliun hingga Rp 1,6 triliun,” ujar Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu kepada wartawan, Rabu (12/3).

Nixon mengungkapkan dengan harga tersebut, BTN salah satunya mendapat Surat Berharga Negara (SBN) milik BVS. Dari sisi aset, BTN akan mengambil loan equity dari perusahaan tersebut.

Baca Juga: Dirut BTN Beberkan Akuisisi Victoria Syariah Tunggu Persetujuan RUPS pada Maret 2025

Nixon menjelaskan alasan BTN mau mengambil SBN dari BVS karena memiliki valuasi yang jelas. Dalam hal ini, Nixon bilang SBN bisa diketahui harga dengan hanya melihat serinya.

“Jadi kredit dan DPK-nya diambil mereka, kita enggak beli,” tambahnya.

Nixon pun bilang rencana akuisisi ini sudah masuk dalam agenda RUPS yang bakal digelar beberapa pekan ke depan. Nantinya, jika sudah mendapat persetujuan, BTN akan melanjutkan proses Spin Off.

“Nanti model bisnisnya bakal jadi BTN Syariah dan fokus ke KPR,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Berhenti Di Victoria Syariah, BTN Buka Peluang Bidik Bank Syariah Lain

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×