kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bunga KPR BCA Masih Belum Naik hingga Kuartal I 2023, Ini Penyebabnya


Kamis, 23 Maret 2023 / 15:27 WIB
Bunga KPR BCA Masih Belum Naik hingga Kuartal I 2023, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Logo Bank Central Asia (BCA), di kantor pusatnya di Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2014). TRIBUNNEWS/HERUDIN


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan bahwa hingga kuartal I 2023 perseroan belum menaikkan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

EVP Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn menuturkan bahwa Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) BCA kini menjadi yang terendah di industri. di antaranya Kredit Korporasi 7,90%, Kredit Retail 8,10%, KPR 7,20%, Non KPR 5,96%.

“Hal ini sejalan dengan strategi BCA untuk menyediakan suku bunga kredit yang kompetitif di pasar. Kami berkomitmen terus mendukung pemulihan ekonomi di berbagai sektor,” tuturnya kepada Kontan.co.id, Rabu (22/3).

Hera menyebutkan, dalam gelaran BCA Expoversary 2023 untuk perayaan HUT ke perseroan ke-66, pihaknya menawarkan sejumlah promo bunga spesial yakni sebesar 2,66% fixed 1 tahun pertama.

Baca Juga: BRI Belum Naikkan Bunga KPR Hingga Kuartal I-2023

“Terkait penyaluran KPR, hingga Desember 2022, portofolio KPR BCA tumbuh 11,0% year on year (YoY) menjadi Rp 108,3 triliun, yang merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah perseroan,” sebutnya.

Hera menyatakan bahwa penyaluran KPR yang tumbuh secara signifikan di tahun lalu itu salah satunya ditopang oleh pelaksanaan dua kali expo di tahun 2022.

“Kami berharap pengajuan aplikasi KPR baru dari BCA Expoversary 2023 kembali akan berkontribusi positif bagi penyaluran kredit yang lebih tinggi di tahun ini,” katanya.

Lebih lanjut Hera menambahkan bahwa pihaknya optimistis tren permintaan KPR masih akan terus bertumbuh di 2023, sejalan dengan kondisi pulihnya permintaan masyarakat di segmen properti, dengan tetap menjaga kualitas kredit yang diberikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×