Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan asuransi umum PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) akan menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja premi pada 2026.
Finance Director Great Eastern General Andy Soen mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan channel business yang ada dan memperluas kerja sama dengan potential partner lainnya.
"Selain itu, perusahaan juga akan mengembangkan produk-produk retail baru yang sejalan dengan tren gaya hidup yang ada," ucapnya kepada Kontan, Selasa (17/3/2026).
Tak cuma itu, Andy bilang Great Eastern juga akan melakukan digitalisasi dalam proses bisnis untuk meningkat jangkauan pemasaran dan efisiensi dalam bekerja.
Baca Juga: OJK: Tantangan UMKM Bukan Sekedar Pembiayaan, tapi Akses Pasar
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Great Eastern General Insurance Indonesia mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 214,29 miliar. Nilainya meningkat 18,48%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 180,87 miliar.
Lebih lanjut, Andy mengungkapkan bahwa mengoptimalkan pertumbuhan premi atau pertumbuhan organik juga menjadi salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan permodalan, terutama untuk memenuhi ketentuan hingga 2028. Asal tahu saja, pada tahap kedua 2028, regulator memberlakukan klasterisasi atau pengelompokan perusahaan perasuransian berdasarkan ekuitasnya paling lambat pada 31 Desember 2028.
Adapun asuransi konvensional yang tergolong dalam Kelompok Perusahaan Perasuransian berdasarkan Ekuitas (KPPE) 1 wajib punya ekuitas paling mini Rp 500 miliar dan golongan KPPE 2 harus mempunyai ekuitas minimum sebesar Rp 1 triliun.
"Selain strategi organik tersebut, GEGI telah memperoleh komitmen penambahan modal dari pemegang saham. Dengan demikian, perusahaan memiliki kepastian sumber pemenuhan ekuitas apabila diperlukan," ujarnya.
Baca Juga: Pasar Otomotif Menguat di Awal Tahun, Ini Efeknya bagi Multifinance
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Great Eastern General Insurance Indonesia mencatatkan ekuitas sebesar Rp 495,23 miliar per Februari 2026. Artinya, GEGI sudah mencapai pemenuhan ketentuan ekuitas minimum untuk 2026 yang sebesar Rp 250 miliar untuk asuransi konvensional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













