kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bunga simpanan BPR Pemda tak lebih dari LPS Rate


Minggu, 12 Januari 2014 / 10:30 WIB
ILUSTRASI. Pameran wirausaha hijau bersama Inkubator Usaha Lestari (Inkuri) yang digelar dalam Lestari Market Day yang diikuti berbagai UMKM.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menaikkan suku bunga simpanan (LPS Rate) bagi bank perkreditan rakyat (BPR) dari 9,75 % menjadi 10% pada Jumat, (10/1) lalu.

Namun sejauh ini, belum ada BPR milik pemerintah daerah yang memiliki suku bunga simpanan melebihi LPS Rate.

Pernyataan tersebut dikemukakan Raden Soeroso, Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (PERBAMIDA).

Menurutnya, ia telah mengklarifikasi kepada 385 BPR anggota dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) di Hotel Gran Sahid Jaya, Jakarta, Kamis, (9/1).

"Jadi sampai saat ini BPR anggota kami belum ada yang menaikkan suku bunga simpanan, terutama deposito melebihi 10%," kata Raden saat dihubungi KONTAN, Sabtu, (11/1).

Raden menegaskan, sebagai BPR milik pemerintah, PERBAMIDA akan mematuhi kebijakan regulator, termasuk kebijakan dari LPS.

Selain itu, BPR tak terlalu bergantung pada besar simpanan masyarakat untuk menjaga likuiditas. Sebab saban tahun BPR di PERBAMIDA rutin mendapat suntikan modal dari Pemda. "Jadi kebutuhan jor-joran suku bunga simpanan tinggi untuk menarik deposan tidak terjadi di BPR," pungkas Raden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×