kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Cadangan kerugian NPL bank diproyeksi akan terus turun


Minggu, 13 Mei 2018 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Opini - Bagaimana Menekan NPL


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) perbankan diproyeksi akan terus turun sampai akhir tahun ini. Hal ini seiring dengan turunnya rasio kredit bermasalah (NPL).

Paul Sutaryono, pengamat perbankan mengatakan cadangan kredit bermasalah akan makin susut karena NPL makin menipis.

Sebagai informasi, rasio kredit bermasalah (NPL ) industri perbankan berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2018 2,75%.

Meskipun demikian, menurut Paul ada beberapa sektor penyaluran kredit yang masih mempunyai risiko tinggi. "Diantaranya sektor pertambangan, perdagangan, penyediaan akomodasi & makan minum, transportasi dan kontruksi," kata Paul kepada kontan.co.id, Jumat (11/5).

Oleh karena itu, bank diharapkan untuk mengerem pengucuran di sektor tersebut.

Jan Hendra, Sekretaris Perusahaan BCA bilang, sampai kuartal I-2018, pembentukan CKPN baru mengalami penurunan menjadi hanya sekitar 0,2%.

"Rasio NPL per Maret 2018 juga stabil sekitar 1,5%, masih sama dengan rasio NPL Desember 2017," kata Jan Hendra kepada kontan.co.id, Jumat (11/5).

Jan Hendra bilang perkembangan usaha yang ada, tentunya ada risiko bisnis yang akan diambil. BCA memiliki kualitas aset stabil dan memiliki cadangan yang cukup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×