kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45866,25   0,74   0.09%
  • EMAS917.000 -0,76%
  • RD.SAHAM -0.32%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Cari dirut baru, Bank Permata akan gelar RUPSLB pada bulan April


Jumat, 19 Februari 2021 / 21:08 WIB
Cari dirut baru, Bank Permata akan gelar RUPSLB pada bulan April
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang di kantor layanan bank Permata Jakarta, Senin (6/3). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/06/03/2017

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Bank Permata Tbk (BNLI) Ridha D.M. Wirakusumah ditunjuk sebagai CEO Lembaga Pengelola Investasi (LPI) sesuai dengan penunjukkan resmi oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada tanggal 16 Februari 2021.

Namun, Ridha masih akan tetap menjalankan tugasnya sebagai direktur utama PermataBank sampai 17 Maret 2021 untuk memastikan proses transisi kepemimpinan di PermataBank berjalan lancar. 

Untuk menetapkan direktur utama baru pengganti Ridha, Bank Permata akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada April 2021. Namun, setelah Ridha selesai menjalankan tugasnya hingga ada hasil RUPSLB, bank ini akan menunjuk direktur utama alternate.

Baca Juga: Strategi bank menyalurkan KPR tanpa uang muka untuk minimalkan risiko

Chartsiri Sophonpanich Presiden Bangkok Bank dan Komisaris Utama PermataBank mengatakan, menyambut baik penunjukan Ridha sebagai CEO LPI. 

"Kepercayaan pemerintah Indonesia terhadap kedua anggota dewan direksi dan dewan komisaris PermataBank merupakan kebanggaan luar biasa bagi kami dan kami ingin mengucapkan selamat kepada keduanya atas posisi baru mereka." katanya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Jumat (19/2).

Ridha sebelumnya diangkat sebagai direktur utama PermataBank berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 13 Desember 2016. Selama kurun empat tahun PermataBank di bawah kepemimpinannya, Ridha telah berhasil memperbaiki kinerja, memperkuat tata kelola dan operasi bisnis Bank serta mengukir perjalanannya sebagai bank dengan digital banking terdepan. 

Baca Juga: BI memangkas suku bunga acuan, ini dampaknya ke saham-saham perbankan

Pada akhir triwulan III 2020 PermataBank mampu melalui masa pandemi di 2020 dengan kinerja yang solid dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional sebelum pencadangan sebesar Rp2,6 triliun, tumbuh 20,4% year-on-year (yoy). 

Pencapaian tersebut juga dilanjutkan dengan suksesnya proses integrasi antara Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia (BBI) dan PermataBank di akhir Desember 2020 lalu, serta resminya PermataBank menjadi bank BUKU IV setelah mendapatkan konfirmasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 Januari 2021.

Selanjutnya: Ini strategi Bank Mandiri memitigasi risiko KPR tanpa uang muka

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×