kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.806.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

CIMB Niaga (BNGA) Berencana Lakukan Buyback Senilai Rp 450 Juta


Kamis, 27 Februari 2025 / 16:08 WIB
CIMB Niaga (BNGA) Berencana Lakukan Buyback Senilai Rp 450 Juta
ILUSTRASI. CIMB Niaga (BNGA) anggarkan Rp 450 juta untuk buyback saham dengan jumlah maksimum 202.000 saham.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) berencana melakukan pembelian kembali saham atau kerap dikenal buyback. Di mana, dana yang disiapkan untuk melakukan aksi korporasi tersebut senilai Rp 450 juta.

Berdasarkan prospektus perusahaan yang diterbitkan Kamis (27/2), biaya tersebut akan digunakan untuk membeli kembali saham dengan jumlah maksimum 202.000 saham. Adapun, saham BNGA yang beredar di masyarakat sebanyak 1,88 juta saham.

Rencana pembelian saham tersebut sejalan dengan pergerakan harga BNGA yang sedang dalam tren koreksi. Dalam sebulan terakhir, BNGA telah mengalami koreksi sekitar 5,22% dan kini menjadi Rp 1.635 per saham pada perdagangan bursa Rabu (27/2) pukul 15.38.

Hanya saja, manajemen menjelaskan dalam prospektusnya tujuan dari buyback untuk meningkatkan kinerja di tengah persaingan ketat dalam industri perbankan. Dalam hal ini, untuk memberikan remunerasi kepada manajemen BNGA.

Baca Juga: CIMB Niaga Japan Desk Dukung Pertumbuhan Bisnis Perusahaan Jepang di Indonesia

“Dirasakan perlu untuk membuat program remunerasi yang bersifat variabel dalam bentuk saham kepada manajemen perseroan yang termasuk material risk taker,” tulis manajemen dalam prospektus tersebut.

Lebih lanjut, manajemen berkeyakinan pelaksanaan transaksi pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material. Sebab, manajemen menilai bank memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup.

“Perseroan memastikan sumber dana yang akan digunakan untuk pelaksanaan pembelian saham sepenuhnya menggunakan dana internal perusahaan,” tulis prospektus tersebut.

Rencana tersebut bakal dimintakan persetujuan pada RUPST yang akan diselenggarakan 14 April 2025. Jika disetujui, pembelian kembali saham direncanakan paling lama 12 bulan terhitung sejak RUPST.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×